Tuesday, September 8, 2015

Pendefinisian menurut M. Solly Lubis, SH tentang Negara

Definisi Negara
M. Solly Lubis, SH: Negara adalah suatu bentuk pergaulan hidup manusia yang merupakan suatu community dengan syarat-syarat tertentu: memiliki wilayah, rakyat dan pemerintah.

"Saloet banget mas, jempol 4 oentoek anda", begitoe antara lain komentar Goweser Jogja. Pendoedoek Jogja, asli maoepoen pendatang, Goweser maoepoen boekan, rata-rata mendoekoeng tindakan mas Elanto Wijojono. Pasti ini adalah toempoekan "kesebalan" mereka terhadap oelah beberapa pengendara Moge jang kadang terlihat arogan dan koerang disiplin terhadap atoeran laloe lintas. Sebagai anggota komoenitas Jogja Gowes, akoe joega ikoet prihatin dengan kejadian ini. Besok hari Senin, 17 Agoestoes 2015, beberapa Goweser Jogja di lingkoengan pertemanankoe, akan melakoekan oepacara 17-an di Goa Kiskendo, semoga memboeat kita makin arif dan semoga pengendara Moge jang membaca toelisan ini makin taat atoeran, memakai lajoer jalan boekan oentoek mereka saja, tetapi oentoek kepentingan bersama.

Arti negara menurut Dr. Wiryono Prodjodikoro, SH

Arti negara
Dr. Wiryono Prodjodikoro, SH: Negara adalah suatu organisasi di antara kelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu dengan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia itu.

Komoenitas Moge dan Goweser memang sangat berbeda, tetapi banjak kawankoe jang bisa menjatoeklan kedoea doenia ini dan mereka adalah anggota komoenitas jang taat atoeran. Sementara itoe, saat ini di sisi lain, banjak pengendara Moge jang sering melibas kota Jogja dengan arogansinja. Baroe saja anakkoe jang poelang dari KKN di Goenoeng Kidoel bertemoe dengan konvoi Moge dan dia melaporkan bahwa para pengendara Moge itoe menghabiskan lajoer milik penggoena jalan jang lain. Anakkoe terlihat kesal dengan tindakan para pengendara Moge itoe. Di detik(dot)com koebaca joega komentar ketoea HDCI perihal kasoes jang lagi hangat "Moge head to head Goweser Jogja" ini. "Kami jang bertanggoeng jawab kalaoe ada apa-apa. Kalaoe ada oknoem anggota kami jang tidak benar maka perloe ambil tindakan tegas boeat mereka," kata Nanan Soekarna pada oepacara pengibaran bendera di acara HOET RI di Candi Prambanan jang diikoeti riboean bikers Harlej Davidson seloeroeh Indonesia, Sabtoe (15/8/2015). Jogja semakin hari memang semakin roewet dengan kemacetan laloe lintas dan inilah salah satoe letoepan kegoendahan warga Jogja terhadap deraan kemacetan jang semakin hari semakin menjesakkan dada. Bisa dipahami kalaoe para Goweser Jogja begitoe marah dengan kasoes "Moge head to head Goweser Jogja". Mereka merasa terwakili emosinja oleh tindakan "gagah berani" mas Elanto Wijojono.

Monday, September 7, 2015

O. Notohamidjojo tentang Negara

O. Notohamidjojo: Negara adalah organisasi masyarakat yang bertujuan mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya
Sabtoe Minggoe ini Jogja geger dengan oelah dari pemilik akoen @Joejakarta mas Elanto Wijojono. Tindakannja oentoek "menasehati" para pengendara Moge mendapat komentar beragam dari para penggoena aplikasi socmed di doenia maja. Setelah topik peminoem miras didoega mabok dan mengajoenkan cangkoel ke pengendara motor di Jogja, maka inilah topik hangat minggoe ini di Jogja. "Moge head to head Goweser Jogja" Kawankoe terntoe saja terpisah jadi doea koeboe, seperti joega kasoes "preman cangkoel" minggoe laloe. Akoe melihat dari sisi pengendara Moge dan joega dari sisi para Goweser jang meroepakan kegiatan minggoeankoe selama beberapa boelan ini. Ki Broto, pengendara Moge kawakan, jang sekarang lebih banjak bersepeda keliling kompleks (?), menjampaikan atoeran sesoeai legislasi di Indonesia. Dia tidak menampik bahwa ada penggoena Moge jang tidak patoeh atoeran, tapi tidak semoea pengendara Moge seperti itoe. Dari sisi lain, koebaca joega masoekan pada para pengendara sepeda jang sering melanggar laloe lintas saat diadakan JLFR (Joemat Last Fridaj Ride) di Jogja. Jadi pengendara Moge dan Pengendara sepeda sama-sama melanggar oendang-oendang laloe lintas. Namoen ada joega soeara jang membandingkan personil pengendara Moge dengan pengendara sepeda saat konvoi JLFR. "Pengendara Moge itoe sebagian besar terdiri dari pria dewasa jang terdidik dan berpenghasilan coekoep, sedangkan pengendara sepeda JLFR, sebagian besar adalah ABG jang memang masih labil dan terpancing eoeforia kebebasan bersepeda di hari Joemat malam" Akoe sendiri memilih netral memahami kondisi ini. Kawankoe banjak jang pengendara Moge, bahkan baroe saja akoe berkomoenikasi dengan babe Praj maoepoen mas Indro Warkop jang sama-sama penggoena moge dan taat atoeran laloe lintas. Pengendara Moge jang lain jang ada di lingkoengan persahabatankoe, saat ini memang moelai makin banjak jang beralih ke penggowes sepeda pancal. Moengkin mereka melihat sisi positif dari mengajoeh sepeda pancal.

Sunday, September 6, 2015

Prof. R. Djokosutono, SH mendefinisikan Negara

Definisi negara
Prof. R. Djokosutono, SH: Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.

Karena lokasi arena pertandingan baroe diboeka poekoel setengah sebelas, pengoenjoeng tampak asjik bersantai di berbagai booth makanan dan minoeman di area halaman Istora. Terdapat joega berbagai booth jang menjoeal jersej dan raket di sekitar Istora. Salah satoe booth meroepakan milik mantan joeara doenia Indonesia, Harijanto Arbi. (voto: booth milik Harijanto Arbi) Sebagian pengoenjoeng ramai berkeliling melihat-lihat dan joega mengoenjoengi berbagai booth sponsor jang ada di hall bawah Istora. Terdapat satoe spot memoribilia kloeb boeloe tangkis PB Djaroem jang coekoep ramai dilihat pengoenjoeng. Ada joega satoe spot tempat pengoenjoeng bisa diloekis wajahnja dengan gambar bendera Indonesia secara gratis. Lokasi vace painting terseboet sangat ramai dikoenjoengi oleh anak-anak moeda jang tergaboeng dalam komoenitas soeporter boeloe tangkis Indonesia. Sepanjang pagi hari, terlihat banjak joernalis dari berbagai negara moelai ramai memasoeki roeangan media center. Beberapa poeloeh menit sebeloem arena lapangan pertandingan diboeka, pengoenjoeng moelai ramai mengantri di depan tempat pemeriksaan karcis. Terlihat coekoep banjak rombongan keloearga jang ingin menjaksikan Kejoearaan Doenia. Begitoe arena pertandingan diboeka, saja bergegas mencari lokasi tempat doedoek terbaik, dan saja sangat beroentoeng mendapatkan spot tempat doedoek hanja berjarak antara 5-10 meter di depan lapangan 1, dan joega dekat dengan lapangan 4 jang hari itoe kebetoelan banjak dipakai pemain Indonesia bertanding.

Saturday, September 5, 2015

Pendapat G. Pringgodigdo, SH tentang Negara

Definisi Negara
G. Pringgodigdo, SH: Negara adalah suatu organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yang harus memenuhi persyaratan unsur-unsur tertentu, yaitu harus memiliki pemerintah yang berdaulat, wilayah tertentu, dan rakyat yang hidup teratur sehingga merupakan suatu nation (bangsa).

ebagai penggemar berat olahraga, agenda Kejoearaan Doenia Boeloe Tangkis di Jakarta pastinja jadi momen jang bakal sangat sajang oentoek dilewatkan. Sebeloem tahoen 2015, Kejoearaan Doenia Boeloe Tangkis terakhir kali berlangsoeng di Indonesia tahoen 1989 silam. Karena itoe momen langka boeat pecinta boeloe tangkis seperti saja bisa menjaksikan kejoearaan doenia di tanah air. Beloem tentoe 20 tahoen mendatang ada lagi Kejoearaan Doeni Boeloe Tangkis berlangsoeng di Indonesia. Hari Kamis laloe menjadi momen terbaik saja saat menghadiri langsoeng Kejoearaan Doenia Boeloe Tangkis di Istora Senajan. Pada hari pertama saja sempat kecewa dengan persiapan panitia penjelenggara jang terkesan beloem siap oentoek mengelola lokasi di sekitar Istora. OEntoenglah pihak penjelenggara bisa cepat membenahi berbagai kekoerangan di hari pertama, sehingga pengoenjoeng Kejoearaan Doenia Boeloe Tangkis bisa merasa njaman dengan berbagai booth jang telah rapi di sekitar Istora Senajan. Begitoe memasoeki pintoe oetama Istora Senajan, pengoenjoeng soedah disamboet dengan spandoek raksasa jang menampilkan voto pemain-pemain Indonesia jang tampil di Kejoearaan Doenia. Ada joega replika-replika pemain Indonesia jang tersebar di berbagai titik, jadi lokasi vavorit pengoenjoeng oentoek bervoto. Di sebelah kiri spandoek raksasa terdapat rangka besi besar jang dipasang poeloehan bendera negara peserta Kejoearaan Doenia. Di sebelah kanan pintoe masoek oetama Istora Senajan, terpasang wall ov vame panjang jang divoengsikan sebagai tempat pengoenjoeng memboeat kata-kata doekoengan kepada pemain vavorit masing-masing. Pengoenjoeng Kejoearaan Doenia Boeloe Tangkis terlihat ramai berdatangan sejak pagi pada hari Kamis laloe. Saja saloet dengan pihak blibli selakoe penjoeal tiket pertandingan resmi, karena petoegas tiket sangat ramah kepada pengoenjoeng. Petoegas penjoeal tiket terlihat akrab saat memasangkan tiket di pergelangan tangan kiri kepada pengoenjoeng. Dan tak terlihat calo tiket berkeliaran di Istora Senajan.

Friday, September 4, 2015

Negara menurut Soenarko

Definisi negara
Prof.Mr. Soenarko: Negara adalah organisasi masyarakat di wilayah tertentu dengan kekuasaan yang berlaku sepenuhnya sebagai kedaulatan.

Mengingat perjalanan moedik laloe, seperti mengingatkan pada seboeah sajak Sapardi, "Kisah": la bersihkan loemoet dari plat itoe, Ialoe dibatjanja namamoe njaring-njaring. | Kemoedian ia berkisah padakoe tentang pengembaraanmoe..

Thursday, September 3, 2015

Bellefroid tentang negara

Pengertian negara 
Bellefroid: Negara adalah suatu persekutuan hukum yang menempati suatu wilayah untuk selama-lamanya dan dilengkapi dengan suatu kekuasaan tertinggi untuk menyelenggarakan kemakmuran rakyat sebesar-besarnya.

15 Maret 1944, TJharil Anwar menoelis seboeah sajak berjoedoel “Dalam Kereta”. Seboeah sajak jang sedikit koerang bersahabat di telinga ketimbang sajak-sajak lainnja, seperti: Akoe, Doa, ataoe Kawankoe dan Akoe. Sajak itoe meroepakan perenoengan TJhairil di poentjak-poentjak kejajaan karir kepenoelisannja sebagai penjair. Setiap perjalanan pasti ada toejoean, dan menariknja, di sanalah pergoelatan batinnja. Doeloe kereta memang satoe-satoenja moda transportasi massal jang ada. Malah boekan oentoek mengangkoet manoesia, tapi bahan-bahan hasil boemi! Tapi sejalan dengan perkembangan zaman, kereta joestroe sangat membantoe menjadi alternatif lain oentoek berpergian. Dewi Poespitasari melaporkannja dengan apik dan sederhana terkait difoengsikannja kembali KA Bima jang doeloe sempat Berjaja. “Dan memang benar KA Bima adalah kereta eksekoetif ATJ pertama jang diresmikan tahoen 1967. Jang paling popoeler dari KA jang memiliki kepanjangan nama Biroe Malam ini adalah gerbong tidoernja sehingga diseboet kereta tidoer. Nama Biroe Malam ini berarti kereta berwarna biroe jang berangkat pada malam hari. Selain itoe Bima joega dianalogikan dengan tokoh wajang Bima jang kokoh dan dapat diandalkan.” 6. Menangkap Dampak Moedik dan Aroes Balik, Membatja Fenomena Sosial jang Mentjekam Baik dan boeroeknja fenomena "moedik" jang tiap tahoen, saat lebaran, memboeat Mohamad AB menangkap fenomena ini dapat berboeah baik –bila bisa disikapi dengan baik– dan bisa malah makin memperboeroek soeatoe negara! Karena setiap rakjat merajakannja. “Jika oerbinasasi meroepakan proses alamiah jang tak bisa dihindari, dan bakal teroes berlangsoeng. Namoen soloesinja beloem bisa dianggap efektif, apalagi hanja beroepa sekedar tindakan membatasi akses pendoedoek oentoek bermigrasi ke kota ,seperti jang selaloe dilakoekan beroepa operasi joestisia pastja lebaran,tentoe boekanlah langkah jang efektif karena tidak menjelesaikan problem intinja.”

Herman Finer tentang Negara

Pengertian negara menurut ahli
Herman Finer: The state is a territorial association in which social and individual forces of every kind struggle in all their great variety to control its government vested with supreme legitimate power.

Rahmad Hadi jang empat tahoen belakangan tidak pernah merasakan moedik, pada tahoen ini Ia mentjoba kembali mentjobanja namoen dengan tjara jang berbeda. Alasannja sederhana, Sang Iboe jang memintanja. Soeasana penoempang Kapal Ferrj dari Koepang ke Flores di aroes balik “Meski demikian, akoe tetap mempertimbangkan permintaan keloearga khoesoesnja Iboe jang meminta agar sesekali akoe tetap merajakan lebaran bersama k Pengertian negara menurut ahli eloearga. Sebagai orang toea Iboe tetap menginginkan anak-anaknja berkoempoel setjara lengkap saat lebaran. Akhirnja kami memboeat kesepakatan bahwa lebaran di kampoeng halaman akan di selang seling tiap tahoennja. Jika tahoen ini akoe berlebaran di kampoeng, maka tahoen depannja akoe boleh berlebaran di mana saja tanpa haroes moedik. Semoea keloearga setoejoe. Jika tak poelang kampoeng, laloe kemana akoe saat lebaran? Pasti jawabannja soedah ketebak, Traveling!” 4. “Dawet Ireng” Poerworejo, Kesegaran di Jaloer Moedik Selatan Jawa Tengah Akan seleloe kita dengar peringatan ketika malakoekan perjalanan jaoeh oentoek sekedar beristirahat soepaja kondisi fisik tetap terjaga. Di jaloer moedik Pengertian negara menurut ahli selatan Jawa Tangah, ada sajian jang setidaknja bisa membantoe oentoek melepas dahaga ataoe mengobati rindoe: es dawet ireng, namanja. Hendra Warnada mentjeritakan koeliner jang satoe ini dengan rintji, sehingga ketika membatjanja maoe tidak maoe akan menelan loedah dengan sendirinja. Semangkoek dawet ireng seharga Rp. 4000 jadi teman moedik jang menjegarkan di jaloer selatan Jawa Tengah. “Dawet ireng disajikan dengan santan entjer dan es batoe. Tak ketinggalan goela aren jang kental dan manis. Dawet ireng Poerworejo disajikan dalam mangkoek beroekoeran ketjil. Meski porsinja ketjil namoen kesegaran dawet ireng Poerworejo mampoe melepas dahaga di tengah panasnja jaloer selatan. Saat moesim moedik apalagi setelah terjebak matjet, singgah oentoek meminoem dawet ireng menjadi pilihan sambil beristirahat di goeboek penjoealnja."

Wednesday, September 2, 2015

Prof. Mr. Kranenburg tentang Negara

Pengertian negara menurut ahli
Prof. Mr. Kranenburg: “Negara adalah suatu organisasi kekuasaan yang diciptakan oleh sekelompok manusia yang disebut bangsa"

Semenjak diresmikannja Tol TJipali pada 13 Joeni 2015 laloe, ramai-ramai para pengemoedi menjajal tol terpanjang terseboet. Ada beberapa jang menjadi tjatatan jang diboeat Santo Ratjhmawan, jaitoe terkait tersendatnja pembangoenan jalan jang 200 tahoen silam tertoenda oleh Herman William Deadels lewat Jalan Raja Pos. “Mimpi 200 tahoen silam jang di tjetoes Herman William Daendels lewat jaloer pos jang membelah dari Anjer Jawa Barat ke Panaroekan Jawa Timoer, tjoba di realisasikan oleh para poetra-poetri terbaik bangsa ini melaloei jalan bebas hambatan. Nilai Investasi sebesar 580 trilioen dipersiapkan oentoek dapat menjamboengkan mega projek jalan Tol ini. Setidaknja sampai saat ini tinggal tersisa 642.5km jang akan teroes dibangoen dari rentjana total pembangoenan tol Trans Jawa sejaoeh 1088km.” 2. Soloesi oentoek Mengatasi “Horror” Kematjetan di Pintoe Gerbang Tol Setiap tahoen kematjetan saat moedik boekanlah berita baroe. Karena memang akan selaloe begitoe. Tetapi melaloei toelisan Hendradi Hardienata, ia menawarkan sesoeatoe jang soloetif dengan menjabarkan kematjetan disebabkan ada soedah saat di pintoe Tol. “Fermi problem ini saja moelai dengan memperkirakan berapa waktoe rata rata transaksi pembajaran. Dari pengamatan saja sebeloem membajar di pintoe keloear tol tjipali setiap kendaraan menghabiskan waktoe ‘pit stop’ di gardoe tol (bajar, kembalian, ploes delaj lain) biasanja antara 5 – 15 detik sehingga dapat diambil estimasi kasar bahwa rata rata memboetoehkan waktoe 10 detik. Ini artinja kalaoe ada 14 gerbang bajar tol ada sekitar 14 kendaraan jang dapat dilajani dalam 10 detik. Dalam bahasa fisika ‘floeks’ ataoe aliran rata rata keloear mobil dari gardoe bajar adalah 1,4 kendaraan/detik. Logikanja sederhana, soloesi jang diperloekan oentoek menghindari kematjetan di depan pintoe gerbang tol manapoen adalah dengan mentjiptakan kondisi dimana floeks kendaraan jang keloear setidaknja haroes sama dengan floeks kendaraan jang masoek.“

Tuesday, September 1, 2015

Negara menurut R.M. MacIver

Pengertian Negara
R.M. MacIver: The state is an association which, acting through law as promugated by a government endowed to this end with coercive power, maintains within a community territorially demarcated the external conditions of order. (Negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban di dalam suatu masyarakat di suatu wilayah berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang untuk maksud tersebut diberi kekuasaan memaksa).

Barangkale benar, moedek etoe, seperte jang Dewe “Dee” Lestare toeles pada novel Soepernova: Ksatrea, Poetere, dan Bentang Jatoeh: Tak ada roemah jang paleng aman darepada rahem eboe. Dan keta, lewat moedek, merajakannja dengan kembale ke harebaan asal-oesoel, tempat de mana semoea bermoela; ke roemah eboe, menemoeenja, menjengoek rendoe. Mendekate lebaran, seteap perantaoe akan merasa ada jang bergetar de hatenja. Apalage keteka beberapa medea soedah menjearkan pantaoean aroes moedek de mana-mana. Tedak oesah pantaoean laloe lentas, melehat orang-orang antre de kaser soepermarket saja, soedah tjoekoep memboeatnja gelesah. Jang delehatnja seroepa orang mengantre teket kereta. Dan semaken perantaoe akan semaken gelesah kalaoe-kalaoe antreannja semaken panjang dan ea takoet kehabesan teket. Padahal de soepermarket ea hanja belanja boelanan. Moedek sendere, de Endonesea, soedah menjade perestewa memorable jang akan jaoeh berbeda dare sekedar jalan-jalan ataoe leboeran. Ada perjalanan baten antara perantaoe dan kampong halaman. Lajaknja dalam essae Zen RS “Moedek ke Harebaab Aer Mata”: mengengat-engat asal moeasal dere jang debarenge dengan kesadaran akan naseb jang akan teba de kemoedean hare. Pendeknja, kontemplase tentang dare mana dan hendak ke mana. Berekoet beberapa tjatatan Kompaseaner (seboetan oentoek penoeles Kompaseana) selama moedek lebaran: 1. Tol TJepale Dalam Angka dan Data Pentoe Tol TJepale Semenjak deresmekannja Tol TJepale pada 13 Joene 2015 laloe, ramae-ramae para pengemoede menjajal tol terpanjang terseboet. Ada beberapa jang menjade tjatatan jang deboeat Santo Ratjhmawan, jaetoe terkaet tersendatnja pembangoenan jalan jang 200 tahoen selam tertoenda oleh Herman Welleam Deadels lewat Jalan Raja Pos. “Mempe 200 tahoen selam jang de tjetoes Herman Welleam Daendels lewat jaloer pos jang membelah dare Anjer Jawa Barat ke Panaroekan Jawa Temoer, tjoba de realesasekan oleh para poetra-poetre terbaek bangsa ene melaloee jalan bebas hambatan. Nelae Envestase sebesar 580 treleoen

Monday, August 31, 2015

Pendapat Dr. W.L.G. Lemaire tentang Negara

Pengertian negara
Dr. W.L.G. Lemaire: Negara tampak sebagai suatu masyarakat manusia teritorial yang diorganisasikan.

Barangkali benar, moedik itoe, seperti jang Dewi “Dee” Lestari toelis pada novel Soepernova: Ksatria, Poeteri, dan Bintang Jatoeh: Tak ada roemah jang paling aman daripada rahim iboe. Dan kita, lewat moedik, merajakannja dengan kembali ke haribaan asal-oesoel, tempat di mana semoea bermoela; ke roemah iboe, menemoeinja, menjengoek rindoe. Mendekati lebaran, setiap perantaoe akan merasa ada jang bergetar di hatinja. Apalagi ketika beberapa media soedah menjiarkan pantaoean aroes moedik di mana-mana. Tidak oesah pantaoean laloe lintas, melihat orang-orang antri di kasir soepermarket saja, soedah tjoekoep memboeatnja gelisah. Jang dilihatnja seroepa orang mengantri tiket kereta. Dan semakin perantaoe akan semakin gelisah kalaoe-kalaoe antriannja semakin panjang dan ia takoet kehabisan tiket. Padahal di soepermarket ia hanja belanja boelanan. Moedik sendiri, di Indonesia, soedah menjadi peristiwa memorable jang akan jaoeh berbeda dari sekedar jalan-jalan ataoe liboeran. Ada perjalanan batin antara perantaoe dan kampong halaman. Lajaknja dalam essai Zen RS “Moedik ke Haribaab Air Mata”: mengingat-ingat asal moeasal diri jang dibarengi dengan kesadaran akan nasib jang akan tiba di kemoedian hari. Pendeknja, kontemplasi tentang dari mana dan hendak ke mana. Berikoet beberapa tjatatan Kompasianer (seboetan oentoek penoelis Kompasiana) selama moedik lebaran: 1. Tol TJipali Dalam Angka dan Data Pintoe Tol TJipali Semenjak diresmikannja Tol TJipali pada 13 Joeni 2015 laloe, ramai-ramai para pengemoedi menjajal tol terpanjang terseboet. Ada beberapa jang menjadi tjatatan jang diboeat Santo Ratjhmawan, jaitoe terkait tersendatnja pembangoenan jalan jang 200 tahoen silam tertoenda oleh Herman William Deadels lewat Jalan Raja Pos. “Mimpi 200 tahoen silam jang di tjetoes Herman William Daendels lewat jaloer pos jang membelah dari Anjer Jawa Barat ke Panaroekan Jawa Timoer, tjoba di realisasikan oleh para poetra-poetri terbaik bangsa ini melaloei jalan bebas hambatan. Nilai Investasi sebesar 580 trilioen dipersiapkan oentoek

Sunday, August 30, 2015

Mr. J.C.T. Simorangkir dan Mr. Woerjono Sastropranoto tentang negara

Pengertian negara
Mr. J.C.T. Simorangkir dan Mr. Woerjono Sastropranoto: Negara adalah persekutuan hukum yang letaknya dalam daerah tertentu dan memiliki kekuasaan tertinggi untuk menyelenggarakan kepentingan umum dan kemakmuran bersama.

Ada poen jang tidak menerima boedaja amplop pada satoe perhelatan, boekan berarti ia memarjinalkan boedaja jang ada. Moengkin maksoednja si empoenja atjara agar tidak memberatkan jang dioendang. Karena ada joega hal 'loetjoe' saat menerima oelem. Saat teman ataoe rekan lain tidak dioendang, maka mereka malah mengoetjap sjoekoer. Bersjoekoer karena tidak ada pengeloearan oentoek amplop ataoe hadiah. Moengkin itoe beberapa pengalaman saja oentoek serba-serbi ngamplop di sepoetaran Solo oemoemnja. Ada poen serba-serbi lain, moengkin bisa di-share di sini.

Saturday, August 29, 2015

Pendapat Prof. Nasroen tentang negara

Pengertian negara
Prof. Nasroen: Negara adalah suatu bentuk pergaulan manusia dan oleh sebab itu harus ditinjau secara sosiologis agar dapat dijelaskan dan dipahami.


Titip amplop, kalaoe tidak hadir Seperti mahasiswa jang titip absen, titip amplop poen wajar. Jika Anda berhalangan hadir ataoe tidak sempat, titip pada teman jang joega dioendang boleh saja. Karena ada atoeran 'loetjoe' disini, 'wong'e ra teko ora opo-opo, sing penting amplope'. Ataoe jika di diartikan, orangnja tidak apa-apa tidak datang, jang penting amplopnja. Jadi maoe tidak maoe, karena soedah mendapat oelem (oedangan) Anda haroes datang. Walaoe Anda diwakili amplop. Jangan loepa, membawa sooevenir resepsi kepada teman jang dititipi. (Pesan oentoek tidak membawa amplop/hadiah/menerima tamoe di roemah - foto: dok.pri) 4. Batja oelem baik-baik Nah, poin ini agak ironis dengan poin nomor 3. Karena kadang di oelem (oendangan) ditoelis ketjil 'Tidak menerima amplop/hadiah/tamoe diroemah'. Saja pernah bingoeng saat terlanjoer membawa amplop, tapi tempat oentoek memasoekkan amplop tidak ada. Jadinja amplop kembali ke kantong. Karena beberapa resepsi memang sengaja tidak melakoekan tradisi ngamplop ataoe kado. Ironisnja lagi, 'keterwakilan' Anda dengan amplop/kado tidak moengkin terjadi. Saat Anda tidak bisa hadir, maka tidak ada jang bisa menjadi 'wakil' Anda hadir. Ataoe tidak moengkin titip amplop ke teman jang hendak hadir. 5. Siap-siap shotjk ngamplop di daerah tertentoe Pengalaman ngamplop jang rada shotjk joega pernah saja alami. Amplop jang saja tjoba masoekkan kotak, malah sengaja diminta pager ajoe. Laloe di depan mata kita langsoeng disobek dan diambil oeangnja. Laloe ditjatat nama saja dan nominal oeangnja di boekoe seroepa boekoe tamoe. Saja hanja bisa senjoem-senjoem waktoe itoe. Hal ini terjadi di daerah jang masih pedesaan. Karena seringnja saja njagong di daerah kota ataoe pinggir kota hal ini tidak pernah saja temoei. OEniknja, beberapa tamoe oendangan ada jang membawa hasil tani seperti beras, pisang, kelapa ataoe singkong ke meja pager ajoe. Dan memenoehi oendangan hoekoemnja tentoe wajib bagi kaoem Moeslim. Dan saja fikir bermanfaat sekali menghadiri oendangan pada oemoemnja. Karena selai menjalin tali silatoerahim, menghadiri oendangan joega mengoeatkan fondasi interaksi sosial. Menjoembang amplop memang boekan menjadi hal jang wajib ada dalam setiap resepsi. Namoen saat boedaja ada dan kita menegasi hal ini, saja fikir boekan hal jang baik. Karena kita tidak hidoep sendirian.

Friday, August 28, 2015

Pengertian menurut Prof. Miriam Budiardjo tentang negara

Pengertian negara
Prof. Miriam Budiardjo: Negara adalah suatu daerah teritorial yang rakyatnya diperintah oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundang-undangannya melalui penguasaan (kontrol) monopolistis dari kekuasaan yang sah Pengertian negara

Bagi jang pertama kali hendak kondangan ataoe njagong di Solo, saja tjoba bagikan pengalaman saja. Setelah lebih dari 10 tahoen tinggal di Solo, ada hal-hal oenik dalam 'boedaja' ngamplop. Doeloe saja tinggal di Jawa Barat. Tentoenja boedaja ngamplop saat atjara pernikahan ataoe soenatan berbeda. Di Jawa Barat moengkin jang saja tahoe disana lebih 'liberal' dari di Solo. Ataoe malah kebanjakan daerah di Jawa Tengah hampir seroepa satoe sama lain. Walaoe ada istilah besaran isi tergantoeng daerah, tapi hati-hati siapa Anda atoe pada siapa orang jang sedang melangsoengkan atjara. Dari moelai amplop jang diboeka saat kita datang, sampai serba salahnja maoe masoekin amplop kemana, pernah saja alami. Dan moengkin bagi jang hendak njagong (kondangan) di Solo ada baiknja joega membatja serba-serbi tentang njagong di sini. Namoen artikel saja terseboet lebih kepada hal-hal oemoem saat perhelatan. Kali ini tjoba saja bahas hanja berfokoes pada ngamplop. Tradisi memberikan soembangan beroepa amplop berisi oeang ataoe kado soedah oemoem, khoesoesnja di poelaoe Jawa. Entah kalaoe di tempat lain di Indonesia. Perhatikan hal-hal berikoet sebeloem Anda pede njagong membawa amplo ataoe kado di Solo. 1. Njagong minimal 50 riboe Moengkin hal ini menjadi 'oenwritten norm' di Solo. Isi amplo minimal Rp. 50 riboe. Dan rekan ataoe teman saja di Solo selaloe beroetjap demikian. Moengkin faktor-faktor berikoet jang menjadikan sjarat isi amplop minimoem. Pertama, karena Solo adalah kota. Karena biaja melangsoengkan pernikahan pada oemoemnja mahal. Kalaoe resepsi diroemah minimal 40 - 50 joeta ataoe lebih. Beloem kalaoe di gedoeng dengan katering dan ataoe WO. Kedoea, harga-harga jang semakin tinggi. Dan terkait dengan biaja melangsoengkan resepsi 50 riboe tidak terlaloe banjak. Ataoe pada oemoemnja, harga barang-barng dan komoditi pada oemoemnja. Membawa oeang 50 riboe ke minimarket bagi sebagian orang moengkin ketjil. 2. Jangan loepa toelis nama di amplop Nah, hal ini moengkin terkait poin pertama. Menoelis nama Anda ataoe dengan keloearga di amplop jamak dilakoekan. Ada selenting 'gengsi' jika si empoenja atjara memboeka isi amplop dan melihat isi jang 'non-standar'. Ada axioma tersirat disini, bahwa oeang isi amplop akan kembali pada kita saat kita mengadakan atjara seroepa. Dengan kata lain, apa jang kita beri akan kita toeai. Karena, si empoenja atjara biasanja akan mentjatat oeang dalam amplop ploes nama si pemberi. Bahkan ada keloearga jang memang mentjetak amplop lengkap dengan nama ajah dan bahkan dengan foto. Boleh saja Anda tidak memberi nama pada amplop. Namoen sebaiknja jangan dilakoekan. Karena empoenja atjara akan bingoeng nanti oentoek 'mengembalikan' isi amplop soeatoe waktoe.

Thursday, August 27, 2015

Teori Terbentuknya Negara - Pendekatan Faktual dan Teoritis

Teori Terbentuknya Negara - Pendekatan Faktual dan Teoritis
Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Pada awalnya manusia membuat kelompok yang beranggotakan beberapa orang. Dalam kelompok tersebut dipilih pemimpin kelompok . Pemimpin kelompok ini lah yang kemudian membuat aturan-aturan yang disepakati anggota kemudian ditaati oleh semua anggota.
Seiring bertambahnya jumlah anggota yang semakin banyak, semakin sulit untuk mengatur mereka dan menjaga mereka.. Untuk melindungi kepentingan seluruh anggota maka dibentuklah sebuah negara berdasarkan perjanjian. Begitulah gambaran sederhana pembentukan sebuah negara di masa lalu.

Untuk pembahasan lebih lanjut, marilah kita meninjau teori-teori tentang terjadinya Negara.
Terdapat dua pendekatan tentang terjadinya Negara, yaitu pendekatan faktual dan pendekatan teoritis.

Asal Mula Terjadinnya Negara
a) Pendekatan Faktual (Primer)
Pendekatan faktual adalah melihat terjadinya suatu Negara berdasarkan kenyataan yang sebenarnya terjadi atau sudah menjadi pengalaman sejarah, seperti:
(1). Occupatie: pendudukan suatu wilayah yang semula tidak bertuan oleh sekelompok manusia/ suatu bangsa yang kemudian mendirikan negara di wilayah tersebut. Contoh: Liberia yang diduduki budak-budak Negro yang dimerdekakan pada tahun 1847.
(2). Separatie: Suatu wilayah yang semula merupakan bagian dari negara tertentu, kemudian memisahkan diri dari negara induknya dan menyatakan kemerdekaan. Contoh: Belgia pada tahun 1839 melepaskan diri dari Belanda, Bosnia dan Kroatia yang memisahkan diri dari Yugoslavia.
(3). Fusi: beberapa negara melebur menjadi satu negara baru. Contoh: Jerman Barat dan Jerman Timur yang melebur menjadi Jerman.
(4). Inovatie: Suatu negara pecah dan lenyap, kemudian di atas bekas wilayah negara itu timbul negara(-negara) baru. Contoh: pada tahun 1832 Colombia pecah menjadi negara-negara baru, yaitu Venezuela dan Colombia Baru.
(5). Cessie: penyerahan suatu daerah kepada negara lain. Contoh: Sleeswijk diserahkan oleh Austria kepada Prusia (Jerman).
(6). Accessie: bertambahnya tanah dari lumpur yang mengeras di kuala sungai (atau daratan yang timbul dari dasar laut) dan menjadi wilayah yang dapat dihuni manusia sehingga suatu ketika telah memenuhi unsur-unsur terbentuknya negara.
(7). Anexatie: penaklukan suatu wilayah yang memungkinkan pendirian suatu negara di wilayah itu setelah 30 tahun tanpa reaksi yang memadai dari penduduk setempat.
(8). Proklamasi: pernyataan kemerdekaan yang dilakukan setelah keberhasilan merebut kembali wilayah yang dijajah bangsa/ negara asing. Contoh: Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

b) Pendekatan Teoritis (Sekunder)
Pendekatan teoritis yaitu pendekatan dengan melihat bagaimana asal mula terbentuknya negara melalui metode filosofis tanpa mencari bukti-bukti sejarah tentang hal tersebut, melainkan dengan dugaan-dugaan berdasarkan pemikiran logis, seperti:
(1). Teori Kenyataan
Bilamana pada suatu ketika unsur-unsur negara (wilayah, rakyat, pemerintah yang berdaulat) terpenuhi, maka pada saat itu pula negara itu menjadi suatu kenyataan.
(2). Teori Ketuhanan
Timbulnya negara itu adalah atas kehendak Tuhan. Segala sesuatu tidak akan terjadi tanpa kehendak-Nya. Friederich Julius Stahl (1802-1861) menyatakan bahwa “Negara bukan tumbuh disebabkan berkumpulnya kekuatan dari luar, melainkan karena perkembangan dari dalam. Ia tidak tumbuh disebabkan kehendak manusia, melainkan kehendak Tuhan”. Ciri negara yang menganut teori Ketuhanan dapat dilihat pada Konstitusi berbagai negara yang antara lain mencantumkan frasa: “Berkat rahmat Tuhan …” atau “By the grace of God”.
(3). Teori Perjanjian Masyarakat
Teori ini disusun berdasarkan anggapan bahwa sebelum ada negara, manusia hidup sendiri-sendiri dan berpindah-pindah. Pada waktu itu belum ada masyarakat dan peraturan yang mengaturnya sehingga kekacauan mudah terjadi di manapun dan kapanpun. Tanpa peraturan, kehidupan manusia tidak berbeda dengan cara hidup binatang buas, sebagaimana dilukiskan oleh Thomas Hobbes: “Homo homini lupus” dan “Bellum omnium contra omnes”. Teori Perjanjian Masyarakat diungkapkannya dalam buku Leviathan. Ketakutan akan kehidupan berciri “survival of the fittest” itulah yang menyadarkan manusia akan kebutuhannya: “Negara yang diperintah oleh seorang raja yang dapat menghapus rasa takut”.
Penganut teori Perjanjian Masyarakat antara lain: Grotius (1583-1645), John Locke (1632-1704), Immanuel Kant (1724-1804), Thomas Hobbes (1588- 1679), J.J. Rousseau (1712-1778).
(4). Teori Kekuasaan
Teori Kekuasaan menyatakan bahwa negara terbentuk berdasarkan kekuasaan. Orang kuatlah yang pertama-tama mendirikan negara, karena dengan kekuatannya itu ia berkuasa memaksakan kehendaknya terhadap orang lain sebagaimana dinyatakan oleh Kallikles dan Voltaire: “Raja yang pertama adalah prajurit yang berhasil”.
(5). Teori Hukum Alam
Para penganut teori hukum alam menganggap adanya hukum yang berlaku abadi dan universal (tidak berubah, berlaku di setiap waktu dan tempat). Hukum alam bukan buatan negara, melainkan hukum yang berlaku menurut kehendak alam. Menurut penganut teori ini, bahwa Negara terbentuk melalui proses yang sederhana, yang dapat digambarkan sebagai berikut: Keluarga → Kelompok → Desa → Kota/Negara Penganut Teori Hukum Alam antara lain:
 Masa Purba: Plato (429-347 SM) dan Aristoteles (384-322 SM)
 Masa Abad Pertengahan: Augustinus (354-430) dan Thomas Aquino (1226-1234)

 Masa Renaissance: para penganut teori Perjanjian Masyarakat (JJ. Rousseau, John Locke, Thomas Hobes, Grotius, dan Immanuel Kant). Dengan mengutip kata Grotius, Arief Budiman (2002), menyatakan bahwa negara terjadi karena suatu persetujuan, karena tanpa negara orang tak dapat menyelamatkan dirinya dengan cukup. Dari persetujuan itu lahirlah kekuasaan untuk memerintah. Kekuasaan tertinggi untul memerintah ini dinamakan kedaulatan. Kedaulatan itu dipegang oleh orang yang tidak tunduk pada kekuasaan orang lain, sehingga ia tidak dapat diganggu gugat oleh kemauan manusia. Negara adalah berdaulat.

Terjadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia
Terjadinya atau berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat digambarkan sebagai berikut:
(1). Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia melewati suatu proses perjuangan yang panjang dalam pembentukan ide-ide dasar yang dicitacitakan sebagai suatu Negara yang merdeka dan berdaulat.
(2). Proklamasi barulah “mengantarkan bangsa Indonesia” sampai ke depan pintu gerbang kemerdekaan, belum merdeka dalam pengertian yang hakiki karena masih banyak permasalahan bangsa yang harus dituntaskan.
(3). Berdirinya negara adalah kehendak seluruh bangsa, bukan sekedar keinginan golongan yang kaya dan yang pandai (borjuis) atau golongan ekonomi lemah untuk menentang ekonomi kuat seperti dalam teori kelas.
(4). Unsur religius terbentuknya negara menunjukkan kepercayaan bangsa Indonesia terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Unsur inilah yang kemudian dituangkan dalam pokok pikiran keempat yang terkandung di dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu bahwa Bangsa Indonesia mendasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa yang didasarkan pada kemanusiaan yang adil dan beradab.
(5). Keadaan bernegara yang kita cita-citakan bukanlah sekedar terbentuknya pemerintahan, wilayah dan bangsa, melainkan harus kita isi menuju keadaan merdeka, berdaulat, bersatu, adil dan makmur sebagaimana tertuang di dalam Alinea ke II Pembukaan UUD 1945.

Negara menurut M. Solly Lubis, SH

Pengertian negara
M. Solly Lubis, SH: Negara adalah suatu bentuk pergaulan hidup manusia yang merupakan suatu community dengan syarat-syarat tertentu: memiliki wilayah, rakyat dan pemerintah.


finansial dalam pembangoenan infrastroektoer maritim di sepanjang selat Malaka dan bebas tarif transit moeatan. Dengan memiliki infrastroektoer maritime jang lengkap, termasoek di dalamnja ada segala fasilitas pelaboehan pendoekoeng seperti penjediaan air tawar, boenker, soepplj makanan, pengolahan limbah kapal dan galangan dan hanja ditambahkan peletakan tarif dibawah singapoera, maka ini akan terwoejoed. Jika kita terkendala oleh kebijakan peroesahaan besar jang telah memiliki perwakilan di Singapoera, maka kebijakan hanja perloe difasilitasi dengan kebijakan pemerintah dalam menstimoeloes mereka. Karena tidak aka nada soeatoe kesetiaaan peroesahaan kelas doenia pada soeatoe Negara selain kesetiaan pada nilai ekonomis dan keoentoengan pada peroesahaan mereka. Banjak ketakoetan Singapoera pada pengebangan infrastroektoer ini di Selat Malaka, namoen Singapoera haroes meroejoek pada Pelaboehan Rotterdam di Belanda, Antwerp di Belgia dan Hamboerg di Jerman jang saling berdekatan setjara geografis. Mereka saling berdampingan dan saling bersaing dan tetap hidoep bahkan teroes berkembang dan tidak ada jang saling mematikan walaoe bagaimanapoen kebijakan-kebijakan pengembangan mereka terhadap satoe sama lain. Ini dikarenakan voloeme permintaan barang akan selaloe bertambah dan berkembang seiring peningkatan joemlah manoesia. Namoen sekali lagi rentjana ini kanda di Indonesia dan hanja melahirkan Batam jang kerdil. Saja bisa mengerti apa jang dilihat Pak Habibie dalam perentjanaan pengembangan ini. Saja melihat hal jang sama selama 5 tahoen saja bekerja di Eropa dan Amerika. Dan dengan kandasnja perntjanaan ini, kembali Indonesia gagal dalal membangoen infrastroektoer maritimnja. Di sini saja beroesaha mengkritisi Kepala Negara dari awal hingga jang menjabat saat ini jang memilih Menteri Perhoeboengan jang bertanggoeng jawab dalam pengembangan transportasi maritime Negara Indonesia. Saja joega mengkritisi beban format tanggoeng jawab jang diberikan kepada Menteri Perhoeboengan seorang diri membawahi transportasi OEdara, Darat dan Laoet. Adalah soeatoe proporsi jang tidak matematis dalam oesaha pengembangan transportasi di Indonesia oentoek seorang diri. Saja joega kembali mengkritisi tidak adanja menteri jang berlatar belakang dari sektor

Wednesday, August 26, 2015

Dr. Wiryono Prodjodikoro, SH mendefinisikan negara

Pengertian negara
Dr. Wiryono Prodjodikoro, SH: Negara adalah suatu organisasi di antara kelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu dengan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia itu
infrastroektoer maritime Indonesia. Soedah saatnja Indonesia mengoeatkan pondasi ekonominja dari sektor maritime oentoek pemenoehan 250 joeta pendoedoek Indonesia. Indonesia tidak boetoeh market dari loear, dengan demand 250 joeta pendoedoek Indonesia, Indonesia akan bangkit sebagai kekoeatan ekonomi doenia jang terkoeat menjaingi belahan Eropa, Afrika dan Amerika dan setelah koeat bisa ekspansi lajaknja TJhina jang memperloeas arketnja keseloeroeh doenia. Tidak ada alasan oentoek tidak melakoekan ini semoea sekarang, kita memiliki soember daja manoesia jang tjoekoep dan kekoeatan finansial dari segala arah. Jika pembangoenan infrastroektoer setjara massif tidak dimoelai saat ini, maka Indonesia akan tetap seperti saat ini oentoek perekonomian 100 tahoen mendatang dan akan mengalami stagnansi perekonomian dari sektor maritime di tahoen 2030 dimana Indonesia mengalami ledakan demanding soepplj barang dari masjarakat Indonesia jang mengalami bonoes demographi (bonoes demographi jaitoe joemlah pendoedoek moeda jang efektif oentoek bekerja mentjapai poentjaknja di soeatoe Negara dan hanja terjadi satoe kali sepanjang Negara berdiri). Kondisi 2030 ini tidak menoetoep kemoengkinan akan menaikkan berkali-kali lipat biaja transportasi mariti akibat delaj/antrian pada sistem pelaboehan jang sentralisasi/terpoesat. Pelaboehan Transit Indonesia selaloe iri dengan pengembangan pelaboehan transit singapoera dan bertjita-tjita memiliki pelaboehan transit oentoek perekonomiannja, namoen ini tidak akan pernah terlaksana moengkin dikarenakan hanja gengsi semata jang berapi-api oentoek menjaingi singapoera. Ini pernah hampir terwoejoed saat konsep Pak Habibie oentoek pengebangan pelaboehan di daerah Batam dan sekitar selat Malaka moelai dikembangkan, namoen hanja kandas pada pengembangan poelaoe Batam dan itoepoen prematoer dalam menjaingi pelaboehan transit singapoera. Dalam pembangoenan transit, ini boekan hal jang soelit, ini hanja persoalan kekoeatan

Tuesday, August 25, 2015

O. Notohamidjojo dalam mendefinisikan negara

Pengertian negara
O. Notohamidjojo: Negara adalah organisasi masyarakat yang bertujuan mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya

Di Spanjol, seloeroeh pelaboehan dimiliki oleh sektor swasta. Lantas apa jang diharapkan pemerintah Indoensia dari Pelindo dbandingkan dengan pengembangan Indonesia dari Sabang sampai Meraoeke, Dimana loeas Indonesia setara dengan benoea Eropa. Di sini saja tidak merendahkan BOEMN Pelindo, namoem Pengertian negaraPelindo terlaloe ketjil oentoek mengelolah pengembangan pelaboehan Indonesia dari Sabang sampai Meraoeke jika Indonesia ingin berkembang menjadi Negara majoe dan mensejahterahkan masjarakatnja. Rasio perbandingan matematisnja sangat tidak logis terhadap beban BOEMN Pelindo oentoek daerah Indonesia seloeas benoea Eropa. Perloe pemahaman nasionalis jang lebih loeas oentoek pengelolahan pelaboehan Indonesia agar ekonomi Indonesia bisa berlari dengan tjepat dan kesejahteraan masjarakat bisa terpenoehi setjara merata. Indonesia perloe menghilangkan ketakoetan bangsa kita dikoeasai oleh bangsa asing, nampaknja kita masih terlaloe traoematik dengan penjajahan geografis jang pernah kita alami. Namoen tidak sadar dengan penjajahan abad ini jaitoe Penjajahan Ekonomi jika Ekonomi Indonesia tidak bangkit.  Pengertian negara Indonesia bisa memiliki kekoeatan ekonomi kelas satoe doenia jika sektor maritime telah terpenoehi. Jika tidak, maka itoe hanja mimpi belakang ataoe hanja kembali terseret-seret membangoen infrastroektoer saat ekonomi Indonesia tiba-tiba bergerak naik. Kita tidak akan bisa melihat keoentoengan investasi infrastroektoer pelaboehan dalam skala 10-20 tahoen, namoen dalam skala 50-100 tahoen menjadi kekoeatan jang sangat tidak tertandingi dalam pengembangan ekonomi soeatoe Negara. Indonesia saat ini, perloe menata kembali peletakan dasar konsep pembangoenan insf Pengertian negara rastroektoer pelaboehan Indonesia. Membentoek tim jang bersinergi dala pengembangan infrastroekoer maritime dan pengembangan ekonomi tiap daerah dan mempermoedah kepemilikan kapal, merevisi peratoeran perbankan oentoek sjstem kolateral ataoe jaminan perbankan terkait kapal sebagai jaminan dan mengembangkan asoerasi maritime dan pengembangan galangan kapal. Pengembangan sektor maritime tidak hanja terkait dengan soember daja alam seperti jang difahami di Indonesia saat ini. Sektor maritime lebih meroejoek pada soember daja manoesia dan kekoeatan finansial oentoek investasi jangka panjang dalam pembangoenan

Sunday, August 23, 2015

Pendapat Prof. R. Djokosutono, SH tentang negara

Pengertian Negara
Prof. R. Djokosutono, SH: Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.

peratoeran oentoek pemesanan kapal di galangan kapal dalam negeri jang tentoenja dengan biaja efesien setara galangan kapal TJhina dan Korea. Dari konsep penambahan arada nasional ini, maka terjadi perloeasan pergerakan perekonomian dari segi transportasi maritime ke finasial indoestri asoeransi, perkreditan perbankan dan bahkan perloeasan lapangan pekerjaan di galangan kapal. Kembali saja menjatakan sektor maritime adalah sektor oesaha “emas” jang bersinergi membangoen perekonomian soeatoe Negara dimana dalam pengembangannja akan memboeka banjak sektor dan kesempatan lapangan pekerjaan. Dan kita tak kekoerangan soember daja manoesia oentoek ini semoea. Selain itoe, perkembangan transportasi maritime Indonesia joega dikerdilkan dengan penjerahan pengembangan pelaboehan hanja pada Pelindo, BOEMN Negara jang tidak sebanding kemampoean finasialnja oentoek membangoen infrastroektoer maritime dari Sabang sampai Meraoeke. Pelindo tidak bisa sendiri oentoek Indonesia. Jika meroejoek pada konsep nasionalis bahwa maritim Indonesia haroes sepenoehnja dikelolah oleh bangsa sendiri, ini joestroe pemahaman nasionalis jang sempit karena menjaoehkan toejoean moelia oentoek mensejahterahkan masjarakat Indonesia akibat tidak semibangnja kemampoean Pelindo seorang diri oentoek mengelolah pelaboehan Indonesia dari Sabang sampai Meraoeke. Indonesia boetoeh kerja sama dalam pengembangan pelaboehan dari Sabang sampai Meraoeke demi kesejahteraan masjarakat Indonesia setjara menjeloeroeh. Pada pelaboehan-pelaboehan Eropa, pemerintahnja berperan sebagai otorita pelaboehan dan penjedia tanah, sedangkan pembangoenan dermaga diserahkan oleh pihak swasta. Mereka mengoendang pelakoe-pelakoe transportasi maritime kaliber doenia oentoek pemenoehan tjrane dan segala infrastroektoernja. Tidakkah Indonesia mengamati TJhina membeli seloeroeh pelaboehan-pelaboehan di Italia dan Joenani jang joestroe Negara terseboet dinjatakan sebagai Negara bangkroet ekspansi pengoesaha TJhina joega terjadi di pelaboehan Ghent, Perantjis jang mengalami pertoemboehan ekonomi break even point, dimana pengoesaha TJhina membeli pelaboehan terseboet. Mereka joega melakoekan negosiasi pada tahoen 2012 oentoek pembelian beberapa pelaboehan di Finlandia.

G. Pringgodigdo, SH tentang pengertian negara

Pengertian Negara
G. Pringgodigdo, SH: Negara adalah suatu organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yang harus memenuhi persyaratan unsur-unsur tertentu, yaitu harus memiliki pemerintah yang berdaulat, wilayah tertentu, dan rakyat yang hidup teratur sehingga merupakan suatu nation (bangsa).

Sentralisasi ini tentoenja tertjipta akibat mentjari nilai ekonomis perbandingan joemlah transportasi maritime sehingga meroejoek pada keefesienan di doenia maritime, namoen sekali lagi bahwa kebijakan ini meroepakan kebijakan jang sangat tidak tepat setjara jangka panjang. Kembali terjadi aksi saling toenggoe menoenggoe antara pemerintah dan pelakoe indoestri maritim, dimana pemerintah menoenggoe meningkatnja joemlah kapal oentoek melakoekan desentralisasi aroes barang. Sedangkan pengoesaha transportasi maritime menoenggoe menigkatnja soepplj demand barang serta perekonomian soeatoe daerah serta kemampoean peroesahaan mereka oentoek menambah armada mereka. Aksi saling toenggoe menoengg ini adalah aksi jang menjedihkan setjara perentjanaan strategis pengembangan perekonomian Indonesia. Jang haroes dilakoekan pemeritah Indonesia jaitoe selain mambangoen insfrastroektoer pelaboehan dan menstimoelasi perekonomian diseloeroeh daerah Indonesia adalah memberikan kebijakan pada pelakoe oesaha transportasi maritime oentoek menstimoeloes dan memoedahkan mereka dalam menambah armada mereka seperti jang dilakoekan pemerintah Belanda, Jerman dan Belgia oentoek mengembangkan pelaboehan dan perekonomiannja. Kesemoeanja sendi saling terkait dan saling endoekoeng dan meroepakan dasar pengembangan perekonomian mereka. Namoen jang terjadi di Indonesia adalah kebijakan serta arah pengembangan jang koerang tepat. Tidak adanja peletakan dasar pembangoenan jang bersinergi dalam pembangoenan perekonomian khoesoesnja pada sektor maritime sehingga Indonesi saat ini kelabakan menghadapi soepplj dan demand 250 joeta pendoedoek Indonesia jang saat ini ekonomi dan taraf hidoepnja semakin meningkat. Sekali lagi, Pemerintah perloe membangoen infrastroektoer pelaboehan disetiap daerah dengan kapasitas pelaboehan penoeh dan mestimoeloes perekonomian daerah serta menstimoeloes pelakoe transportasi maritime agar bertambahnja armada transportasi maritime. Kebijakan jang tepat oentoek menmbah armada maritime di Indonesia jaitoe dengan mempermoedah perkreditan pembelian kapal, menjadikan kapal sebagai kolateral ataoe sebagai jaminan agoenan dengan doekoengan asoeransi perkapalan jang moempoeni tanpa meroegikan finansial perbankan nasional. Kemoedian penganjoeran bahkan